Psycholinguistic Analysis of Language Disorders (Speech Delay) in Early Childhood and Treatment Efforts

Authors

  • Aldi Saprianta Sitepu Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Budidaya Binjai, Indonesia
  • Vivi Wulandari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Budidaya Binjai, Indonesia
  • Nur Cristina Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Budidaya Binjai, Indonesia
  • Rike Andini Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Budidaya Binjai, Indonesia
  • Jonathan Nainggolan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Budidaya Binjai, Indonesia
  • Sri Kurnia Hastuti Sebayang Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP Budidaya Binjai, Indonesia

Keywords:

Psycholinguistics, Speech Delay, Early Childhood, Language Disorders

Abstract

This study aims to analyze language disorders (speech delay) in early childhood from a psycholinguistic perspective and identify various treatment efforts. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation of early childhood children, parents, and teachers. The results of the study indicate that speech delay in early childhood is influenced by various factors, including a lack of language stimulation in the family, excessive use of gadgets, minimal verbal interaction between children and their surroundings, and children's emotional factors. In psycholinguistic studies, speech delay occurs due to obstacles in the process of language acquisition, especially in the aspects of phonology and semantics. These obstacles cause children to experience difficulty in pronouncing words, understanding the meaning of language, and communicating verbally. Children with speech delay also tend to be more passive in social interactions and lack confidence when communicating with others. Treatment efforts include providing regular language stimulation through active communication, speech therapy, educational play activities, and collaboration between parents, teachers, and professionals. The results of the study indicate that consistent treatment can help improve children's speaking and social interaction skills gradually. Thus, communicative and stimulating environmental support is an important factor in helping the language development of early childhood children who experience speech delay.

References

Aflahah, U., & Purbasari, I. (2021). Gangguan belajar dan cara mengatasinya dalam film Taare Zameen Par. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(3), 1143–1153. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1356

Aminah, S. (2022). Mengenal speech delay sebagai gangguan keterlambatan berbicara pada anak (kajian psikolinguistik). Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, 8(2), 45–56.

Anggraini, V., & Yeni, I. (2019). Stimulasi perkembangan bahasa anak usia dini melalui lagu kreasi Minangkabau pada anak usia dini. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 73–84. https://doi.org/10.30651/pedagogi.v5i2.3377

Damayanti, A., & Uswatun, H. (2025). Gangguan berbahasa pada anak dan implikasinya dalam psikolinguistik. Jurnal Pendidikan dan Bahasa, 4(1), 1674–1683.

Fadillah, N., & Pratama, R. (2023). Analisis perkembangan bahasa anak usia dini dengan hambatan komunikasi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 215–224. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4121

Fithriyyah, M., & Early Childhood, E. (2024). Perkembangan bahasa pada anak usia dini dalam perspektif pendidikan modern. INFANTIA: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 1–14.

Handayani, D., & Siregar, M. (2022). Peran orang tua dalam stimulasi perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Golden Age, 6(1), 88–97. https://doi.org/10.29408/goldenage.v6i1.5021

Lindriany, J., & Muhammad Nasaruddin, D. (2022). Urgensi literasi digital bagi anak usia dini dan orang tua. Journal of Education and Teaching (JET), 4(1), 35–49. https://doi.org/10.51454/jet.v4i1.201

Putri, A. E., & Jambi, U. (2024). Pencegahan dan penanganan speech delay pada anak. Jurnal Pendidikan Anak, 3(1), 18–26.

Rahma, S., & Mulyadi, S. (2023). Perkembangan bahasa pada anak dengan gangguan keterlambatan bicara (speech delay). PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 12(3), 307–316. https://doi.org/10.26877/paudia.v12i2.15615

Rodia, R. S. (2023). Stimulasi perkembangan bahasa anak usia dini melalui media pembelajaran interaktif di Denali Development Center. Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 35–41. https://doi.org/10.33061/awpm.v7i1.8626

Rukminingsih. (2020). Metode penelitian kuantitatif & kualitatif. Yogyakarta: Penerbit Pendidikan Indonesia.

Setiawati, N., & Zukhairina, Z. (2023). Penerapan metode bercerita dalam pengembangan bahasa anak usia dini 5–6 tahun. Al-Miskawaih: Journal of Science Education, 2(1), 1–16. https://doi.org/10.56436/mijose.v2i1.202

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryani, L., & Ramadhani, F. (2024). Faktor lingkungan keluarga terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Indonesia, 5(2), 120–129. https://doi.org/10.5678/jpai.v5i2.445

Wahyuni, A., & Hasanah, N. (2023). Pengaruh metode bercerita pada perkembangan bahasa anak usia dini. JURNAL TILA (Tarbiyah Islamiyah Lil Athfaal), 3(1), 336–345.

Yuliana, R., & Fitri, H. (2022). Strategi guru dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini. Jurnal AUDHI, 4(2), 55–64. https://doi.org/10.36722/jaudhi.v4i2.311

Zahara, I., & Kurniawati, D. (2021). Kajian psikolinguistik terhadap keterlambatan bicara pada anak usia dini. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 77–86. https://doi.org/10.24843/jbsi.2021.v09.i01.p08

Downloads

Published

2026-07-06

How to Cite

Aldi Saprianta Sitepu, Vivi Wulandari, Nur Cristina, Rike Andini, Jonathan Nainggolan, & Sri Kurnia Hastuti Sebayang. (2026). Psycholinguistic Analysis of Language Disorders (Speech Delay) in Early Childhood and Treatment Efforts. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(01), 72–81. Retrieved from https://jurnal.seaninstitute.or.id/index.php/jupei/article/view/987